Akhirnya.. jadi juga kita buka account reksadana :)
Minggu lalu gw dan suami datang ke salah satu cabang bank Mandiri yang dekat kantor, mau tanya-tanya detail tentang si Reksadana, gw dan suami bisa dibilang hampir ga ngerti apa-apa tentang produk ini dan ternyata customer service yang ngejelasin juga kayanya ga lebih pintar dari kita berdua hehehe.
Penjelasannya sangat tidak jelas tapi kita tetap niat (or nekat?) mau buka account si Reksadana ini.
Konyolnya, setelah selesai isi form ini itu, tanda tangan disini disitu, di mobil waktu otw pulang kita baru nyadar “kok kita ga pegang bukti apa-apa yah? kita ga megang satu copy pun dari form-form tadi yah?"
HUAHAHAHAHA.
Ini pasangan suami istri pinter banget yah -___-"
Empat hari kerja setelah itu, kita berdua datang lagi kesana, tanya tentang account Reksadana kita, ternyata sudah di approve, gw buka reksadana campuran, suami buka reksadana saham.
Modal awal kita masing-masing cuma 1 juta rupiah aja, kita pake sistem installment, yang artinya pada tanggal tertentu yang udah kita pilih, sejumlah dana (yang kita mau) akan di autodebet dari rekening kita untuk dimasukkan ke account Reksadana kita, gw dan suami request autodebet setiap tgl 25, tanggal baru gajian jadi duitnya masih ada, kalau auto debet dipertengahan bulan takutnya udah kaga ada yang bisa autodebet cuy hihihi.
Kita udah dapat laporan awal pembelian reksadana kita, disitu tertera modal awal kita, NAB perhari itu, dan berapa unit yg udah kita punya, bingung? sama!
Awalnya gw juga bingung, apa itu NAB? apa itu Unit? gw loss ato profit? tapi sembah sujud buat mbah GOOGLE, si doraemon nya dunia maya, semua info ada disitu!
Setelah googling jadi sedikit ngerti lah tentang si Reksadana ini, ternyata kita bisa lho memantau pergerakan reksadana kita tiap hari di http://www.tempointeraktif.com/ (klik 'bisnis', bagian kiri bawah langsung ada pilihan reksadana yang kita mau lihat) ato ga di koran tempo.
Sekarang gw udah agak pinter yah, hihihi.
Minggu lalu gw dan suami datang ke salah satu cabang bank Mandiri yang dekat kantor, mau tanya-tanya detail tentang si Reksadana, gw dan suami bisa dibilang hampir ga ngerti apa-apa tentang produk ini dan ternyata customer service yang ngejelasin juga kayanya ga lebih pintar dari kita berdua hehehe.
Penjelasannya sangat tidak jelas tapi kita tetap niat (or nekat?) mau buka account si Reksadana ini.
Konyolnya, setelah selesai isi form ini itu, tanda tangan disini disitu, di mobil waktu otw pulang kita baru nyadar “kok kita ga pegang bukti apa-apa yah? kita ga megang satu copy pun dari form-form tadi yah?"
HUAHAHAHAHA.
Ini pasangan suami istri pinter banget yah -___-"
Empat hari kerja setelah itu, kita berdua datang lagi kesana, tanya tentang account Reksadana kita, ternyata sudah di approve, gw buka reksadana campuran, suami buka reksadana saham.
Modal awal kita masing-masing cuma 1 juta rupiah aja, kita pake sistem installment, yang artinya pada tanggal tertentu yang udah kita pilih, sejumlah dana (yang kita mau) akan di autodebet dari rekening kita untuk dimasukkan ke account Reksadana kita, gw dan suami request autodebet setiap tgl 25, tanggal baru gajian jadi duitnya masih ada, kalau auto debet dipertengahan bulan takutnya udah kaga ada yang bisa autodebet cuy hihihi.
Kita udah dapat laporan awal pembelian reksadana kita, disitu tertera modal awal kita, NAB perhari itu, dan berapa unit yg udah kita punya, bingung? sama!
Awalnya gw juga bingung, apa itu NAB? apa itu Unit? gw loss ato profit? tapi sembah sujud buat mbah GOOGLE, si doraemon nya dunia maya, semua info ada disitu!
Setelah googling jadi sedikit ngerti lah tentang si Reksadana ini, ternyata kita bisa lho memantau pergerakan reksadana kita tiap hari di http://www.tempointeraktif.com/ (klik 'bisnis', bagian kiri bawah langsung ada pilihan reksadana yang kita mau lihat) ato ga di koran tempo.
Sekarang gw udah agak pinter yah, hihihi.
No comments:
Post a Comment